Suasana tenang dan nyaman, itulah yang akan Anda rasakan saat mengunjungi Yogyakarta. Selain itu, tentu saja keindahan alam dan kekayaan budayanya juga membuat Kota Gudeg ini menarik untuk disambangi.

Tak ayal, tempat wisata di Yogyakarta pun tak pernah sepi pengunjung.

Ada banyak jenis objek wisata yang bisa Anda nikmati saat datang ke Kota Budaya ini, mulai dari wisata alam, budaya, hingga edukasi.

Berikut ini beberapa tempat wisata di Yogyakarta yang menjadi tujuan utama para pelancong, baik yang berlokasi di pusat maupun di pinggiran kota. Simak info lengkapnya.

Keraton Yogyakarta

Inilah tempat wisata pertama yang wajib dikunjungi saat Anda berkunjung ke Yogyakarta. Selain menjadi kediaman Sri Sultan Hamengkubuwono X dan keluarganya, Keraton Yogyakarta juga merupakan landmark sekaligus objek wisata yang kental akan nilai historis dan budaya.

Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat terletak di Jalan Rotowijayan Blok No. 1 Panembahan, Kraton, tidak jauh dari Stasiun Tugu.

Dari perempatan Jalan Malioboro, Anda hanya perlu berjalan kaki sejauh 50 m. Untuk masuk ke dalam kompleks keraton, Anda hanya dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp7.000,00.

Anda bisa mengunjungi keraton mulai pukul 08.00–14.00 WIB, tetapi khusus hari Jumat, keraton hanya dibuka hingga pukul 12.00 siang.

Di sini, Anda bisa melihat koleksi benda pusaka kerajaan, sejarah berdirinya, singgasana sultan, serta menyaksikan pemutaran film dokumenter tentang Yogyakarta.

Selain mengagumi arsitektur bangunan istana yang indah dan melihat koleksi Sri Sultan Hamengkubuwono IX di bangunan khusus yang dinamakan Gedhong Kaca, Anda juga bisa bertemu dan melihat kesibukan sehari-hari para abdi dalem dengan pakaian khasnya.

Candi Prambanan

Candi Prambanan atau Candi Roro Jonggrang merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia dan telah ditetapkan sebagai salah satu situs bersejarah warisan dunia oleh UNESCO. Objek wisata ini sebenarnya merupakan sebuah kompleks yang terdiri dari banyak candi.

Kompleks Candi Prambanan terletak di dua provinsi, yaitu D.I. Yogyakarta dan Jawa Tengah, tepatnya di Jalan Jogja-Solo.

Dibuka mulai pukul 06.00–17.00 WIB, Anda bisa memasuki kompleks candi dengan membayar tiket masuk sebesar Rp10.000,00 untuk anak-anak dan Rp40.000,00 untuk dewasa.

Candi Prambanan dihiasi relief kisah Ramayana yang pertunjukannya bisa juga Anda saksikan secara langsung di waktu tertentu. Lanskap yang indah dan bangunan candi yang megah sangat pas untuk berfoto.

Jangan lupa, Anda juga bisa membeli cinderamata yang dijajakan di sekitar kompleks candi.

Istana Air Taman Sari

Jika Anda ingin merasakan sensasi berenang di pemandian raja-raja zaman dahulu, datanglah ke Taman Sari yang lokasinya tak jauh dari Keraton Yogyakarta, tepatnya di Jalan Tamanan, Patehan, Kraton.

Objek wisata ini dibuka mulai pukul sembilan pagi hingga enam sore dengan tiket masuk Rp5.000,00 per orang.

Di dalam kompleks Taman Sari, terdapat beberapa bangunan penting, seperti tempat pemandian Umbul Pasiraman, Masjid Bawah Air, danau buatan dengan Pulo Kenongo di tengahnya, Pulo Cemethi tempat semedi raja, Sumur Gumuling dengan anak tangga melambangkan rukun Islam, dan lainnya.

Museum Benteng Vredeburg

Objek wisata lain yang juga bernilai sejarah adalah Museum Benteng Vredeburg. Di dalamnya, terdapat banyak koleksi karya seni, senjata peninggalan masa lalu, dan ada juga film sejarah perjuangan bangsa.

Benteng Vredeburg sendiri dibangun oleh Sri Sultan HB I pada tahun 1760 atas permintaan Belanda.

Museum ini terletak di pusat kota, masih di kawasan Alun-Alun Utara, Keraton Yogyakarta, dan Malioboro, tepat di depan Gedung Kantor Pos Besar Yogyakarta.

Harga tiket masuk museum sangat terjangkau, yaitu Rp2.000,00 untuk anak-anak dan Rp3.000,00 untuk dewasa.

Jalan Malioboro

Siapa tak kenal jalan yang menjadi salah satu ikon Kota Yogyakarta? Wisatawan yang berkunjung ke kota ini pasti menyempatkan diri mendatangi Jalan Malioboro.

Di sepanjang jalan, Anda akan menemukan berbagai produk mulai dari batik, pakaian, makanan, sampai pernak-pernik khas Yogyakarta.

Letak Jalan Malioboro sangat strategis, berada di seputaran Monumen Tugu, Alun-Alun Utara, dan Keraton Yogyakarta.

Menghabiskan malam dengan berwisata kuliner di warung lesehan yang ada di sepanjang jalan legendaris ini pasti akan menjadi kenangan tak terlupakan.

Pantai Parangtritis

Senja hari di Pantai Parangtritis adalah momen yang pantang dilewatkan karena Anda bisa menyaksikan sunset yang syahdu dan romantis.

Sambil menikmati matahari yang tenggelam di garis cakrawala dan embusan angin, Anda bisa menyusuri pantai sepanjang 500 m sambil berjalan atau naik andong.

Pantai indah ini terletak di Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Dari Stasiun Tugu, Anda membutuhkan waktu kurang lebih 1 jam perjalanan dengan jarak tempuh 30 km.

Dibuka pukul 07.00–17.00 WIB, pantai ini mengenakan tarif tiket masuk sebesar Rp5.000,00 per orang dan biaya parkir Rp2.000,00.

Gumuk Pasir Parangkusumo

Ingin berekreasi ke pantai dengan sensasi berbeda?

Pantai Parangkusumo jawabannya. Di sini, Anda akan menemukan pemandangan indah yang jarang ditemukan, yaitu hamparan gumuk atau bukit pasir di tepi laut.

Di Asia Tenggara, gumuk pasir hanya ada di tiga negara: Filipina, Vietnam, dan Indonesia.

Keindahan gumuk pasir bisa dinikmati secara gratis, cukup membayar biaya parkir antara Rp3.000,00–Rp10.000,00.

Namun, Anda juga bisa menyewa sandboard untuk berselancar di atas pasir sebesar Rp150 ribu sampai Rp200 ribu. Jika belum mahir, ada pemandu yang siap membantu.

Puncak Becici

Objek wisata ini tergolong baru, tetapi cukup populer. Terletak di Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Puncak Becici terletak di tebing yang menjorok dan menghadap ke arah barat.

Dari sini, Anda bisa memandang Kota Yogyakarta dan Gunung Merapi melalui gardu pandang yang disediakan.

Untuk sampai ke puncak, Anda harus berjalan kira-kira 100 m dari tempat parkir. Sepanjang jalan, mata akan dimanjakan dengan barisan pohon pinus yang menjulang anggun.

Semuanya bisa dinikmati tanpa biaya, kecuali biaya parkir sebesar Rp3.000,00 untuk motor dan Rp10.000,00 untuk mobil.

Kali Biru

Bayangkan Anda sedang berada di atas bukit, di tengah hutan lindung, dengan latar perbukitan Menoreh yang megah.

Semua itu bisa Anda rasakan di Kali Biru, sebuah destinasi wisata alam di Kulon Progo yang menawarkan suasana alam pedesaan yang masih asri.

Keunikan lain tempat ini adalah seluruh fasilitas dan sarana yang ada dikelola secara mandiri oleh masyarakat sekitar dengan menarik biaya masuk sebesar Rp5.000,00 saja.

Sambil menikmati udara sejuk, Anda bisa mencoba beberapa spot foto yang instagramable sekaligus menantang adrenalin.

Goa Pindul

Goa Pindul yang merupakan ikon wisata Kabupaten Gunung Kidul terletak di Desa Gelaran 1, Kecamatan Karangmojo, 2 jam perjalanan dari Kota Yogyakarta.

Di sini, Anda bisa merasakan petualangan yang menantang, yaitu cave tubing atau menyusuri gua bawah tanah yang dipenuhi stalaktit dan stalakmit.

Keindahan Goa Pindul bisa dinikmati mulai pukul 06.30–17.00 WIB. Anda perlu menyiapkan uang Rp10.000,00 per orang untuk tiket masuk ke kawasan objek wisata Goa Pindul dan Rp35.000,00 untuk masuk ke dalam gua, belum termasuk sewa pelampung dan pemandu.

Gunung Purba Nglanggeran

Sesuai namanya, Gunung Nglanggeran merupakan gunung purba yang pada sekitar 60–70 juta tahun lalu merupakan gunung aktif.

Penampakannya pun tidak berbentuk kerucut seperti gunung aktif, tetapi berupa gugusan bebatuan raksasa yang menjulang dan tertutup hutan.

Setelah menyusuri jalan mendaki dari puncak gunung, Anda bisa melihat hamparan pemandangan indah Kota Yogyakarta serta sunrise dan sunset yang menakjubkan. Beberapa aktivitas yang bisa dilakukan di gunung ini adalah panjat tebing, berkemah, piknik, dan outbound.

Tebing Breksi

Siapa sangka, objek wisata yang fotogenik ini ternyata merupakan lahan bekas pertambangan.

Tebing ini terbentuk dari endapan abu vulkanik Gunung Api Purba Nglanggeran Gunung Kidul. Dari atas tebing, Anda bisa melihat Candi Prambanan dan hamparan pemandangan yang indah.

Buka mulai pukul 05.30–21.00 WIB, Tebing Breksi bisa diakses dengan mudah tanpa dipungut biaya, kecuali untuk parkir kendaraan sebesar Rp5.000,00.

Di objek wisata yang terletak di Sambirejo, Kabupaten Sleman ini, Anda bisa berfoto sepuasnya dengan latar tebing-tebing yang menakjubkan.

Kedung Pendut

Sejuknya air terjun yang jernih kebiruan juga bisa Anda rasakan saat berlibur di Yogyakarta.

Datang saja ke Kedung Pendut, sebuah destinasi wisata berupa air terjun dua warna yang terletak di Pegunungan Menoreh, Kulon Progo.

Anda bisa bermain di bawah air terjun sambil mandi di kolam alami yang jernih.

Untuk masuk ke lokasi wisata, Anda dikenai biaya tiket sebesar Rp3.000,00 serta parkir kendaraan Rp2.000,00 untuk motor dan Rp5.000,00 untuk mobil.

Fasilitas di tempat ini cukup memadai, seperti gardu pandang, jembatan bambu, musala, warung, kamar mandi, serta tentu saja spot foto yang instagramable.

Museum Gunung Merapi

Anda pasti masih ingat letusan Gunung Merapi pada bulan Oktober 2010 yang sangat dahsyat dan memakan banyak korban.

Museum Gunung Merapi dibangun untuk mengenang detik-detik gunung ini meletus dan menyimpan kenangan akibat keganasan letusan salah satu gunung teraktif di dunia ini.

Selain itu, museum ini juga menjadi sarana edukasi agar masyarakat senantiasa waspada. Terletak di Jl. Kaliurang Km 22, Kecamatan Pakem, Kabupaten Sleman, museum ini dibuka mulai pukul 08.00–15.30 WIB.

Untuk masuk ke dalam museum, Anda harus membayar tiket masuk seharga Rp5.000,00.

Taman Pintar

Jika Anda berlibur dengan membawa serta keluarga, jangan lewatkan untuk datang ke Taman Pintar Yogyakarta.

Sesuai namanya, objek wisata ini merupakan sarana yang tepat bagi anak-anak untuk mempelajari berbagai ilmu pengetahuan dengan cara menarik dan menyenangkan.

Untuk berbagai pengalaman menyenangkan dan sarat ilmu, Anda hanya harus membayar tiket masuk sebesar Rp10.000,00 per anak dan Rp18.000,00 untuk orang dewasa.

Anda bisa datang mulai pukul 05.00–14.00 WIB ke Jl. Panembahan Senopati No. 1-3, Gondomanan.

Kompleks Taman Pintar terbagi dalam beberapa zona, yaitu Gedung Kotak, Gedung Oval, Gedung Memorabilia, Gedung Planetarium, Gedung Paud, dan Kampung Kerajinan. Setiap zona atau gedung memiliki fungsi dan di dalamnya terdapat sarana edukasi yang berbeda pula.

Berwisata ke Yogyakarta tidak pernah mengecewakan. Anda bisa memilih alternatif tempat wisata di Yogyakarta sesuai kondisi.

Yang menarik, Yogyakarta dikenal dengan harga yang serba murah meriah sehingga Anda tak perlu khawatir soal biaya.

Jadi, sudah siapkah Anda berpetualang di Kota Gudeg?

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *